Tema: Memperkuat Identitas Lokal, Menembus Batas Global: Strategi Internasionalisasi STAIN Majene
Periode: 15–17 April 2026
Majene, 17 April 2026 – STAIN Majene terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring global tanpa meninggalkan akar budaya lokal. Dalam rangkaian agenda pada 15–17 April 2026, kampus ini menegaskan arah baru pengembangan kelembagaan melalui strategi internasionalisasi berbasis kearifan lokal Mandar.
Ketua STAIN Majene menyampaikan bahwa internasionalisasi bukan sekadar kerja sama luar negeri, tetapi upaya membawa nilai, budaya, dan keunggulan akademik daerah ke panggung dunia. Identitas lokal Sulawesi Barat, khususnya tradisi intelektual dan budaya masyarakat Mandar, diposisikan sebagai kekuatan utama dalam diplomasi akademik kampus.
Selama tiga hari kegiatan, kampus mendorong penguatan beberapa program strategis, di antaranya peningkatan kolaborasi riset dengan perguruan tinggi mancanegara, pertukaran mahasiswa dan dosen, publikasi ilmiah internasional, serta pengembangan kurikulum berstandar global yang tetap berakar pada nilai-nilai lokal.
Selain itu, STAIN Majene juga menargetkan peningkatan kapasitas bahasa asing sivitas akademika, terutama Bahasa Inggris dan Arab, sebagai instrumen utama daya saing global. Digitalisasi layanan akademik dan promosi kampus berbasis media internasional turut menjadi prioritas.
Melalui semangat local wisdom, global impact, kampus berharap mampu menjadi pusat studi Islam, budaya pesisir, dan pembangunan masyarakat kawasan timur Indonesia yang diperhitungkan di tingkat internasional.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa kampus daerah memiliki peluang besar untuk tampil di level dunia, selama mampu menjadikan identitas lokal sebagai nilai tambah strategis. Dengan visi tersebut, STAIN Majene optimistis menatap masa depan sebagai kampus unggul, inklusif, dan berdaya saing global.